HARGA SEWA DAN JUAL SCAFFOLDING DI BANDUNG – EKASAKTI

Harga Sewa dan Jual Scaffolding di Bandung

Harga sewa dan jual scaffolding biasanya cukup menjamin kualitas produk dari scaffolding itu sendiri, namun tidak ada salahnya jika scaffolding dengan harga yang terjangkau namun memiliki kualitas yang tidak kalah bagus dengan scaffolding yang harga sewa mahal. Scaffolding dalam bahasa Indonesia sering disebut dengan perancah, fungsi perancah ini alah sebagai alat yang membentuk struktur sementara untuk menyokong atau menyangga manusia dan material dalam konstruksi atau untuk perbaikan bangunan dan gedung-gedung besar lainya. Perancah atau scafoolding biasanya membentuk rangka sistem modular bisa dari rangkaian pipa, tabung atau tabung logam, akan tetapi juga bisa dengan bahan yang lainya namun sangat jarang. Penggunaan perancah atau scaffolding di Indonesia masih jarang dan masih asing di khalayak karena untuk pembangunan unit-unit kecil orang Indonesia biasa memakai perancah bisa yang terbuat dari bambu selain karena harganya yang murah meriah dan pohon bambu yang masih banyak dijumpai di Indonesia namun juga perancah dari bambu itu tahan gempa.

Fungsi Scaffolding

Kegunaan scaffolding atau perancah telah dijelaskan pada pembahasan di atas, adapun fungsinya yaitu sebagaii berikut:

  1. Scaffolding atau perancah memiliki fungsi sebagai support, maksudnya adanya scaffolding atau perancah ini bisa dipakai untuk tatakan elevasi yang mampu menahan beban diarea tertentu seperti beban dari bahan material atau beban dari tubuh manusia
  2. Scaffolding atau perancah memiliki fungsi sebagai acces, maksudnya adanya scaffolding atau perancah ini bisa dipakai sebagai akses atau akomodasi bagi para tukang atau pekerja bangunan
    Adapun fungsi utama dari scaffolding adalah sebagai penahan beton yang baru dipasang dan belum bisa atau mampu untuk memikul berat betun itu sendiri dan juga sebagai struktur utama untuk mempermudah pelaksanaan pemasangan batu bata, plesteran dan juga pengecatan. Scaffolding atau perancah memiliki 3 tipe dasar yaitu yang pertama sebagai platform penyangga yang kemudian nantinya kana dilengkapi dengan pendukung lain misal sambungan-sambungan, kaki-kaki, dan juga kerangka-kerangka dari scaffolding lain, yang kedua sebagai suspend scaffold yaitu berbentuk platform yang tergantung dengan tali atau semacamnya, kemudian yang ketiga sebagai aerial lift untuk penopang bahan material yang akan diangkat seperti man baskets.

Jenis Perancah atau Sacaffolidng

Fungsi dan juga kegunaan scaffolding atau perancah sudah dijelaskan diatas kemudian akan dijelaskan macam jenis dari scaffolding atau perancah sebagai berikut:

  1. Perancah andang, biasa digunakan pada pekerjaan bangunan yang memiliki tinggi sekitar 2,5 -3 meter. Perancah andang ini dibagi lagi menjadi 3 yaitu perancah andang yang dibuat dari kayu, perancah andang bambu, dan perancah besi. Perancah kayu bisa dibuat sendiri dan dengan mudah dipindah-dipindah yaitu cukup menyediakan beberapa kayu baik yang baru maupun yang bekas kemudian dibuat menjadi satu rangkaian yang tepat dan biasanya hanya dibuat setinggi 3 meter. Perancah bambu, pembuatannya sama praktisnya seperti perancah kayu dan untuk pengikatnya cukup memakai tali ajuk karena dianggap tali ajuk ini bisa tahan air, tahan panas dan sebagainya caranya cukup sediakan bambu dan tali ajuk kemudian di steel sesuai kebutuhan. Yang ketiga perancah dari besi, ini juga cukup praktis dan efisien untuk pemasangannya juga sangat mudah caranya sediakan besi untuk kerangka dan juga kayu untuk platformnya dan steel sesuai kebutuhan.
  2. Perancah tiang, biasa digunakan pada pekerjaan bangunan yang memiliki ketinggian lebih dari 3 meter dan bisa dibuat hingga mencapai tinggi 10 meter tergantung kebutuhan. Perancah tiang ini juga dibagai menjadi 3 yaitu perancah tiang dari bambu, sistem perancang tiang bambu dengan konsol besi, dan perancah tiang besi atau pipa. Perancah tiang bambu hingga saat ini masih mendominasi pekerjaan bangunan di Indonesia dikarenakan baham utama yaitu bambu sangat mudah didapatkan di Indonesia selain itu mudah pemasangannya dan juga pembongkarannya dan proses tersebut tidak merupa bambu sekalipun. Untuk penggunaan sistem perancah bambu dengan konsol besi sebenarnya lebih prakti dari pada perancah tiang bambu karena ini hanya memakai 1 bambu saja sebagai tiangnya. Untuk perancah tiang besi atau pipa penyambungannya memakai kopling sebenarnya pemasangannya atau penyetelannya lebih cepat dibandingkan perancah dari bambu namun ini membutuhkan uang atau biaya yang lebih besar.
  3. Perancah besi beroda, perancah ini terbuat dari serangkaian besi yang kemudian dibentuk menjadi struktur sesuai dengan kebutuhan namun pembedanya dari perancah lain, perancah besi beroda ini dipasangkan roda pada setiap sudut bawahnya yang fungsi utamanya adalah untuk memudahkan ketika hendak memindah perancah atau scaffolding tersebut.
  4. Perancah menggantung, biasa digunakan atau dipakai oleh pekerja yang memasang eternit, pekerjaan finishing seperti pengecatan pada eternit, pemasangan plat beton dan lain sebagainya. Intinya perancah ini biasa dipakai pada pekerjaan bagian atas saja dan digantungkan pada bagian atas bangunan dengan menggunakan tali atau ranai besi.
  5. Perancah frame, terbuat dari pipa atau tabung besi dan disusun menjadi struktur atau rangkaian yang tinggi dan menjadi satu kesatuan untuk menopang pekerja dalam berkegiatan konstruksi yang berlokasi di ketinggian.
  6. Perancah dolken, terbuat dari kayu dolken yang bulat an memiliki diameter sekitar 6-10 cm.
  7. Perancah birdcage, biasanya dibuat dengan 2 tiang yang dihubungkan dengan ledgers, tansoms dan juga braces. Fungisnya untuk pemasangan plafon dan pengecatan dan dipasangkan hand rail an toe boards di bagian luar dari perimeter dari scaffold platform.
  8. Dan masih banyak lagi jenisnya.

Harga Scaffolding

Harga Scaffolding sangat bersaing di pasaran, bisa terkait dengan harga penjualan scaffolding baru maupun bekas dan juga harga persewaannya. Scaffolding baru biasa dijual dengan harga yang sangat tinggi namun harga tersebut juga sepadan dengan kualitas manfaatnya apalagi untuk scaffolding dari bsi dan pipa logam. Untuk harga pipa roda scaffolding biasa ditaksir sekitar Rp. 500-700 ribu rupiah, harga main frame di taksir hingga Rp. 165 – 300 ribu rupiah, untuk harga scaffolding 190, steger yang baru berkisar Rp. 400-600 ribu rupiah, pipe support TS 90 dengan harga sekitar Rp. 200-300 ribu rupiah dan masih banyak lagi apabila dijual terpisah perunitnya.

Harga sewa scaffolding per satu setnya biasa di taksir per hari yaitu sekitar Rp. 35.000 rupiah namun untuk harga sewa apabila dihiutng dalam perbulanya mencapai harga Rp. 300-500 ribu rupiah tergantung juga banyaknya set yang hendak di sewa. Harga di atas biasanya harga bersih sewa scaffolding sehingga biaya ongkos kirim, biaya bongkar dan pasang, dan belum termasuk di dalamnya juga untuk penyewaan aksesoris scaffolding seperti tangga, roda, papan pijakan atau catwalk, pipa support dan galvanis, dan komponen aksesoris lainya yang juga nantinya akan dibutuhkan tergantung dengan kebutuhan proyek. Untuk penyewaannya bisa anda negosiasi dengan penyedia jasa penyewaan atau penjual mengenai harga scaffolding, bongkar dan pasang, dan sewa aksesorinya agar sesuai dengan budget.

HARGA SEWA DAN JUAL SCAFFOLDING DI BANDUNG, EKASAKTI SCAFFOLDING BERPENGALAMAN LEBIH DARI 4 TAHUN!

Contact Us

SCAFFOLDING

Address
: Jl. Rancabolang No. 180
  Margahayu Raya – Bandung.
Telephone
+62 821 150 982 53
Email
ekasaktiscaffolding@gmail.com

Untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai Produk dan juga Stock Scaffolding yang kami miliki, anda bisa mengisi form berikut ini , atau bisa juga menghubungi kontak kami.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Call Now
WhatsApp